Lidahku
Lidahku mungkin menjadi perantara yang telah menyalurkan jutaan untaian yang ada di benakku, dan pasti ada lebih lagi yang tak tak terkecap. sering juga aku sengaja menahan agar tak terucap. aku rahasiakan dalam keramaian batinku sendiri. Lidahku bisa saja meluapkan semua isi batinku jika tak ku kendalikan. Lidahku bisa saja menerjang apapun yang ada didepannya jika tak ku halangi. Lidahku bisa saja melebihi setajam-tajamnya pedang yang pernah ada didunia ini. Lidah ini tak bertulang, namun kekuatannya sangatlah menakjubkan.
Lidah memang sangat handal dalam bekerja. dia sangat cepat, fleksibel, multi talenta . Dengan gerak-nya yang sangatlah cepat, tak jarang lidah sangatlah mudah terpeleset, tak ter-kontrol. karena memang tak mudah mengaturnya. Diam sering di ibaratkan sebagai emas.sesuatu yang mahal. tapi tentu ada lagi yang lebih mahal dari emas. Yaitu berkata yang ada manfaatnya, berucap yang menimbulkan kebaikan, berkata yang tidak menyakiti.
Lidah mampu membuat pemiliknya menjadi sosok yang di rindu, disayangi, di kasihi, bisa pula menjadi sosok yang tak di harap kehadirannya.
Lidahku hargaku,
Lidahmu hargamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar